saat “kedewasaaan” mau tak mau datang bersama nikmatnya masa muda.. keadaan dan perasaan yang saling bermusuhan..
kembali menulis sedikit tentang cerita yang ada di hati yang sebenarnya sebagai empunya juga bingung… hhe…
bersyukur dengan semua yang dipunya, ya sangat!
magang yang sedang dijalani sekaranga adalah menjadi bagian terpenting di hidup saya sekarang yang nggak bakal saya lupakan dan sesuatu yang bikin saya selalu bisa bilang “Thanks God”. dari awalnya sealu gundah gulana karena melalu yang namnya adaptasi sampai sekarang yang sangant bersyukur karna mengajarkan banyak hal…. banyak… mungkin karena ini adalah 1st time di mana ak bener2 ngerasain dunia kerja, dan sangat merasa beruntung mendapatkan kantor yang mengajarkan banyak hal di sini.. tidak hanya memberi pelajaran tapi juga tentang bagaimana mengajarkan banyak hal tersebut….
pertama, jelas tentang pekerjaan advertising. yup!!! ini adalah pekerjaan yang sangat aku ingin rasakan yang selam ini aku hanya bisa bayangkan, dan hanya “semi” ak rasakan dengan kegiatan ini ituku. namun kini, di sini aku benar benar bisa merasakan walaupun tidak total dan dapat benar benar melihat tanggung jawab dan rasanya kerja di agency, dan bersyukurlah ini multinasional agency.. :) tentang pekerjaan itu, pengetahuan pekerjaan, dan kadang yang membuatku geli adalah aku berpikir mungkin aku terlalu berani mengambil “multinasional” dengan kemampuanku yang cuma “Secetek” in English language.. untunglah banyak cara menuju Roma untuk menyelesaikan semua pekerjaan berbau bahasa inggir itu di sini. yup! ini adalah hal yang sekali lagi bisa membuatku berkata “THANKS GOD” :) selalu ada pertolongan, jalan keluar, dan aku berkembang. mungkin kalo ak nggak di sini stuck’lah ak punya bahasa inggris sampe d “cetek”… :) Selain itu, di sini juga membuatku ngrasa
kedua, tentang mengerti. yup.. in adalah pelajaran yang sulit yang akupun belum selesai atau cukup nilai buat naik kelas di pelajaran ini. tapi setidaknya telah banyak belajar untuk menjadi #thinkpositif itu menyenangan…. tak peeduli bahwa itu negatif’pun mencoba #thinkpositif itu akan membuat semua lebih baik. mengerti di sini adalah mengerti situasi dan mengerti seseorang. situasi seperti apa untuk apa dan harus bagaimana, posisi seseorang dan diriku sendiri, dan apapun itu…tentang character, ibarat film “tokoh protagonis dan antagonis” di hidup nyata.. :) au menemukan banya teman, sahabat dan berharap jadi sodara baru di sini… namun ak juga nggak lelah untuk berusaha meluluhkan hati bberapa orang yang masih susah tersenyum….
ketiga, mandiri. hmmm… inilah ibu tiri, guru terbaik tentang kemandirian. awal awal tak cuma sekali dua kali mata ini bengkak karna airnya yang keluar trs kaya keran, atau nggak hanya ssekali dua kali menghela nafas beban itu ada…. kini, untuk air mata untunglah aku sudah bisa menuttup kerannya. namun hela nafas coba sedang belajar untuk kucoba seirama selalu… menangis karna hanya “sendiri”… menangis karna merasa tak ada yang “mengerti”… menangis karnya merasa “salah”.. awal nya banyak alasan untu menangis, namun kini jika diingat hanya membuat merasa “BODOH”. Ngapain coba nangis segala kayak anak SD! :p *hihihihhihi*
banyak pelajaran itu lah yang bikin aku kini bisa bersyukur dan selalu bisa bilang “Thank’s God” … banyak pelajaran itu yang mengajarkan aku untuk selalu bisa liat dari sisi lain dan #thinkpositif… :)
sekarang saat udah hampir dan mungkin tinggal sedikit lagi klimaks untuk menikmati tentang proses belajar kedewasaan ini, kembali aku harus belajar hal baru yaitu tentang kosistensi, pilihan, dan kedewasaan….dari semuanya itu yang paling tidak aku suka sebenarnya adalah tentang “pilihan”. selalu mendapat banyak pelajaran dari hal itu… :) selalu…..
kini, saat mulai menikmati dengan ibarat lagi kasamaran sama jakarta, apalagi ibaratnya itu “tresno jalaran kulino” yang lebih susah diilangi daripada cuma cinta monyet, ak harus balik ke Jogja yang sangat aku kangenin. Dan sejenakl mampir ke Solo nemuin orng orang yang paling aku kangenin…
berikut ini adalah curhat paling jujur yang aku punya sekarang, aku harus kembali ke Jogja dengan segala kewajiban yang udah nungguin…. tapi, di sini aku terlanjur berjanji aku bakal 3 bln dan aku juga INGIN SEKALI 3 BULAN itu di sini, karna banyak pelajaran dari 3 hal tadi yang bakal aku dapetin…… tapi, kewajiban yan g emamng nggak bisa aku tinggalin membuatku harus ingkar janji dan mau nggak mau memilih bertemu Jogja yang kurindukan dan melepas Jakarta yang sedang ku jatuh cinta’i…. aku nggak tau ini bisa atau nggak sekarang, ak masi belum yakin. aku berharap ini bisa tapi sejujurnya kalaupun bisa tak membautku senang 100 persen…. mungkin sedih karna melewatkan “kesempatan” untuk masa depan….mungkin 50 persen seneng 50 persen sedih … kalau ini nggak bisa akupun pasti bakal sedih, dan seedih kupun itu nggak sedih banget yang mungkin bisa bikin mataku bengkak….aku sampe sekarang amsi bingung dan pasrah karna Tuhan apsti punya rencana baik buat aku…. aku tau kalo “kesempatan” adalah selalu yang bisa di atur sama Tuhan…
tentang kedewasan dan masa muda, hmm.. hey temen temen yang sedang bersenang senang nan jauh di sana! jujur aku iri sama kalian…. jujur ak sedih sangat… tapi, aku bersyukur karna inilah yang bisa bikin aku bilang “Thank God”. kadang aku merasa aku harusnya masi senneg seneng, aku harusnya masi kaya gini gitu, aku harusnya kaya dia yang nggak buru buru pengen lulus sampai ngosh ngoshan, aku harusnyaaaa…. pokoknya harusnya itu banyak kalau di terusin… tapi satu sisi aku menampar diri sendiri tentang “kedewasaaan”… udah waktunya untuk mencoba pola pikir…. mencoba fokus tentang masa depan yang nggak cuuma masa depanku, tapi juga keluargaku….. yes… mungkin sekarang aku mulai bakal banyak bersedih karna nggak bisa menikmati apa yang “mereka” nikmati, ak harus ngosh ngoshan cepet lulus….cepet lulus bisa kok “menikmati” masa muda, ya aku bakal lakuin itu asal aku udah bisa “menikmati” hidupku dengan JERIHPAYAHKU…. bukan menikamti jeripayah mamaku…. dia senang melihat aku senag, tapi kadang kesenangannya membuatnya susah…. hmft…. kalau boleh berontak aku pgn bgt waktu dewasa itu berjalan lama dan pikiran ini nggak dateng. tetep aja nggak sadar.. tapi mau nggak mau udah dateng dan susah ngusirnyaaaaa…. mencoba untuk #thinkpositif dan tetetp bilang “Thanks God!” … karena semua itu aku bisa sadar kalo hidupku selama ini SUNGGUH SANGAT NIKMAT!!!AMAT SANGAT!!!…. Dan sangat terlambat buat aku baru sekarang bilang “Thanks God”… :)
itulah sedikit kegalauan tentang pilihan yang harus aku ambil sekarang…. mungkin menulis ini adalah melegakan…. :)